Selain dua fraksi tersebut, fraksi-fraksi lain juga menyampaikan masukan terkait proyeksi pendapatan, prioritas belanja, efisiensi anggaran, serta upaya peningkatan pelayanan publik. Keseluruhan fraksi sepakat bahwa penyusunan RAPBD 2026 harus responsif terhadap kondisi fiskal yang menantang sekaligus mempertahankan fokus pada pelayanan dasar publik dan mitigasi risiko bencana.
Rapat paripurna ditutup dengan komitmen bersama untuk memfinalisasi pembahasan RAPBD secara cermat dan partisipatif sehingga anggaran yang disusun dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Tegal Tahun 2026.