Kota Tegal- Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Marcab) Kota Tegal memiliki cara yang sangat monumental dalam memperingati HUT nya yang ke 25, Selasa (28/10/2025) malam.
Bukan lilin atau hiasan gemerlap, apalagi hiruk pikuk irama musik layaknya dalam pesta ulang tahun pada umumnya. Hanya ada lantunan do’a yang dipimpin pengasuh pondok Ust. Syukron Amin diikuti 70 jamaah.
Kali ini, di ulang tahunnya yang ke 25, LMP Marcab Kota Tegal memilih Ponpes untuk mengajak para santri bermunajat do’a syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dikemas dalam tajuk Doa Dalam Negeri, LMP Marcab Kota Tegal bareng puluhan santri dari Ponpes Jabal Nur RT 5 RW 1 Kelurahan Dampyak, Kramat, Kabupaten Tegal melantunkan doa bersama.
Acara dimulai dengan shalawat serta doa maulid dengan iringan rebana Jawa. Malam dengan semilir angin membuat suasana semakin khusyu.
Dalam sambutannya, Ketua LMP Marcab Kota Tegal periode 2025-2029, Eko Yudho Hanggoro mengatakan, rindu untuk duduk bermunajat doa bersama dengan para santri ponpes.
“Akhirnya Tuhan mengantar kami untuk bertemu dengan Ust. Syukron Amin dan akhirnya kesampaian juga niat kami untuk duduk berdoa bersama,” kata Eko Yudo.
Menurut Eko, munajat doa yang dipanjatkan kepada Tuhan YME memiliki dua tujuan, pertama doa untuk keselamatan dan keutuhan bangsa, khususnya Kota Tegal.
Yaitu doa untuk Kota Tegal agar senantiasa diberikan ketenangan dan kenyamanan, serta terhindar dari perbuatan oknum-oknum tak bertanggung jawab yang hanya akan merusak kota dan menghilangkan persatuan dan kesatuan.
Kedua, doa juga ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan organisasi LMP Kota Tegal ke depannya.
“Diharapkan LMP Kota Tegal dapat semakin maju, berkembang, dan selalu menciptakan rasa persaudaraan tanpa melupakan persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
Lebih jauh dikatakan, doa bersama ini juga menjadi momentum untuk memantapkan terwujudnya kekompakan dan solidaritas yang sangat tinggi di internal organisasi, dengan tetap tegak lurus di bawah kepemimpinan Ketua Umum M.H Arsyad Cannu.
“Acara berjalan khidmat dan penuh makna, mencerminkan komitmen LMP Kota Tegal dalam menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, demi menjaga kondusifitas dan memajukan organisasi dengan berlandaskan nilai-nilai persatuan dan kesatuan,” pungkas Eko Yudho.(Riyanto Jayeng)