DPRD Kota Tegal

Sejumlah Titik Pipa Distribusi Terdampak Bencana, Ribuan Pelanggan PDAM Kota Tegal Krisis Air Bersih

Bagikan

Kota Tegal- Ribuan pelanggan PDAM atau Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal beberapa minggu ke depan masih dinyatakan krisis air bersih.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal, Hasan Suhandi, S.E, Sabtu (14/2/ 2026).

Hasan mengatakan, ketiadaan air bersih itu lantaran pipa distribusi baik distribusi utama maupun distribusi bagi sedang dalam perbaikan pasca terjadinya bencana tanah bergerak maupun banjir di sektor hulu.

Kerusakan parah terjadi pada jalur distribusi air bersih SPAM Bregas 1 dan SPAM Bregas 2 yang bersumber dari mata air Kali Giri, Sirampog, Brebes dan mata air Dawuhan, Kabupaten Tegal.

Menurut Hasan, untuk sementara, saat ini PDAM Kota Tegal hanya mengandalkan distribusi air bersih milik sendiri yaitu mata air Kali Bulakan, Bumijawa, Kabupaten Tegal.

“Jadi, bencana alam pergeseran tanah di wilayah Padasari, Jatinegara dan Kali Bakung, Balapulang berakibat kepada pipa distribusi air bersih patah dan sejumlah titik lain mengalami kerusakan parah,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, kerusakan yang dialami yaitu mulai pipa dari sumber mata air menuju reservoar maupun pipa dari reservoar PDAB ke jaringan distribusi bagi yang menuju pelanggan.

“Kabar baiknya adalah sebagian titik kerusakan itu sudah dapat teratasi dan saat ini para pekerja sedang lembur untuk finishing penyambungan pipa dan pergantian pipa. Semoga dalam waktu yang tidak lama sebagian distribusi bagi bisa kembali normal,” jelasnya.

Hasan mengatakan, kerusakan akibat bencana alam saat ini diprediksi sebagai kerusakan terparah dan terlama, maka dari itu pihaknya mohon kesadaran dan kesabaran para pelanggan.

“Mengingat cuaca dan medan yang tidak mendukung, maka tim reparasi sedikit mengalami kendala dalam upaya perbaikan. Mereka harus kerja ekstra melawan dingin dan curamnya medan lokasi kerusakan pipa,” imbuhnya.

Hasan memaparkan, solusi saat ini untuk mengatasi kelangkaan dan memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan, pihak PDAM menyediakan bantuan air bersih menggunakan 2 truk tangki milik PDAM kapasitas masing-masing 5000 liter dan 1 truk tangki milik DPUPR yang berkapaaitas 4000 liter.

“Karena minimnya armada yang tersedia, kami berharap para pelanggan untuk bersabar menanti kedatangan bantuan air bersih. Untuk air bersihnya diambil dari ketersediaan air bersih yang bersumber dari mata air kali Bulakan, Bumijawa, Kabupaten Tegal,” paparnya.

Hasan menambahkan, para pelanggan PDAM diharapkan bisa mempersiapkan tandon air bersih sehingga dapat berguna jika sewaktu-waktu mengalami kondisi kelangkaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Itulah mengapa dari kami selalu mengingatkan untuk mempersiapkan atau membuat tandon air bersih, maka disaat seperti sekarang ini tandon air bersih akan sangat bermanfaat,” pungkas Hasan.(Riyanto Jayeng)

 

Berita Terbaru

Lihat Lainnya

Scroll to Top