Kota Tegal- Ribuan warga di Kota Tegal mengalami kesulitan air bersih akibat bencana alam yang berda.mpak terhadap kerusakan jaringan distribusi di sektor hulu.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, warga mengandalkan bantuan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Bahari setempat.
Sayangnya, bantuan air bersih itu terkendala minimnya jumlah armada truk tangki yang dimiliki oleh Perumda Air Minum Tirta Bahari.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal, Hasan Suhandi, S.E membenarkan jika armada tangki air bersih yang dimiliki oleh PDAM hanya 2 unit.
“Kami memang hanya memiliki 2 armada tangki yang beroperasi, semuanya berkapasitas 5000 liter dan ditambah 1 armada dari DPU PR dengan kapasitas 4000 liter,” ujar Hasan belum lama ini.
Hasan menjelaskan, karena minimnya armada truk tangki air itulah maka bantuan air bersih yang dibutuhkan oleh ribuan pelanggan menjadi tersendat.
“Maka kami berharap warga yang mohon bantuan air bersih bisa bersabar karena semua harus antre. Saat ini permohonan bantuan datang dari kelurahan, partai politik, anggota DPRD dan masyarakat umum,” jelasnya.
Hasan menambahkan, air bersih yang diperbantukan adalah air yang bersumber dari mata air kali Bulakan di Bumijawa Kabupaten Tegal karena memang saat ini tidak terdampak oleh bencana.
“Kami berharap bagi warga yang belum kedatangan truk tangki air bersih bantuan untuk bisa bersabar karena harus antre. Untuk ke depannya agar semua pelanggan PDAM bisa menyediakan tandon air untuk sewaktu-waktu bisa bermanfaat saat terjadi macetnya aliran air bersih,” pungkas Hasan. (Riyanto Jayeng)