Sebanyak 174 atlet dan pelatih Kontingen Kota Tegal yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVII Tahun 2026 telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Rudyanto Panjaitan mengatakan, perlindungan tersebut mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang mulai berlaku sejak Mei 2026.
“174 atlet dan pelatih sudah tercover dalam program JKK dan JKM. Dengan perlindungan ini, diharapkan mereka bisa lebih fokus dalam menjalani latihan maupun persiapan menuju Porprov pada Oktober mendatang,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, keikutsertaan atlet dalam program jaminan sosial menjadi bentuk nyata dukungan terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pegiat olahraga, khususnya dalam menghadapi risiko selama latihan hingga pertandingan.
Kontingen Kota Tegal sendiri telah dikukuhkan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, di Pendopo Ki Gede Sebayu, Rabu 3 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Yon menegaskan bahwa pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar bagi para atlet.
“Pengukuhan hari ini adalah simbol kepercayaan, kehormatan, sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa nama baik Kota Tegal di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Jawa Tengah,” kata Dedy Yon.
Dedy Yon juga mengingatkan pentingnya semangat juang, disiplin serta mental bertanding yang kuat di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Prestasi tidak lahir dari keberuntungan semata, tetapi dari latihan yang konsisten, kerja keras, pengorbanan dan kemampuan membaca strategi permainan dengan baik,” ujar Dedy Yon.
Dedy Yon turut berpesan agar para atlet tidak cepat puas dan terus belajar dari pengalaman sebelumnya.
“Jangan cepat puas, jangan mudah menyerah. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Kota Tegal mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tegas Dedy Yon. (wn)