DPRD Kota Tegal

Kunjungan Lapangan Komisi 1 ke Lokasi pembangunan aula SMP Negeri 3 dan RKB SMP Negeri 16

Bagikan

Kota Tegal- Komisi 1 DPRD Kota Tegal laksanakan giat kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan aula dan ruang ketrampilan SMP Negeri 3 dan pembangunan 6 Ruang Kelas Baru (RKB) di SMP Negeri 16, Kamis (11/12/2025) siang.

Di lokasi pembangunan ruang ketrampilan dan aula SMP Negeri 3, tim komisi 1 yang dikordinatori oleh Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro S.T mengaku puas dengan hasilnya.

Terbukti, rehabilitasi ruang ketrampilan dan aula SMP Negeri 3 yang didanai APBD Kota Tegal sebesar Rp 1.608.678.000 dimulai pekerjaannya sejak 29 Juli dan diproyeksikan berakhir 27 Desember 2025 oleh CV Dwi Jaya dari Kabupaten Purbalingga itu bisa selesai sebelum target.

Menanggapi hal itu, Kusnendro didampingi Ketua Komisi 1, Mohammad Muslim dan anggota M Sefrudin, Tarso Supriyadin serta Erni dan Ardy Arafiq mengaku cukup puas.

“Cukup puas dengan kinerja rekanan yang bisa selesai sebelum tenggat waktu yang ditargetkan. Alhamdulillah rehab aula dan ruang ketrampilan SMP Negeri 3 sudah mencapai 98 persen, ini tinggal finishing bagian luaran,” jelas Kusnendro.

Sementara, saat meninjau lokasi pembangunan RKB di SMP Negeri 16 yang berada di Kelurahan Sumurpanggang, Margadana, progres pembangunan tidak sesuai target

Hal itu disampaikan oleh konsultan pengawas dari CV Musbika, Aminudin yang mengatakan progres pekerjaan baru mencapai 86 persen yang seharusnya sudah 98 persen.

“Progres pekerjaan saat ini baru mencapai 86 persen, tapi masih ada sisa waktu sampai Minggu ke 20 dan akan dikejar dengan cara lembur agar tercapai target,” ujarnya.

Sementara, dari pihak rekanan penggarap yaitu owner PT Christie Ciptasarana dari Semarang, Bambang Wuragil mengakui kepada rombongan Komisi 1 jika progres pekerjaannya masih jauh dari harapan.

Namun demikian, Bambang Wuragil berjanji akan mengupayakan pekerjaan selesai tepat waktu di tanggal 23 Desember mendatang.

“Insya Allah kami akan kerja lembur untuk mengejar ketertinggalan. Ini tinggal pasang keramik, langit langit, tangga dan pengecatan, ” ujarnya.

Kusnendro mengatakan, proyek dengan menggunakan dana APBD Kota Tegal Rp 3.579.972.000 harus bisa selesai tepat waktu, karena jika tak selesai resikonya ditanggung sendiri.

“Jangan sampai molor dari target sesuai jangka waktu penggarapan karena jika terlambat bisa fatal,” pungkas Kusnendro. (Riyanto).

Berita Terbaru

Lihat Lainnya

Scroll to Top