Kota Tegal- Masih banyaknya sampah berserakan dan nampak Idak terurus selama beberapa hari di sepanjang jalan utama Kota Tegal membuat geram anggota Komisi 3 DPRD Kota Tegal.
Hal itu menjadi bukti tidak terealisasinya tingkat kebersihan kota yang menjadi cita-cita bersama. Bahkan Komisi 3 berasumsi jika bagian kebersihan kota tidak kerja sama sekali.
Salah seorang anggota Komisi 3 DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana mengatakan, untuk urusan kebersihan kota anggarannya lumayan besar.
Namun, lanjut Bagas, kinerja petugas kebersihan ternyata tidak sebanding dengan anggaran yang tersedia. Terbukti masih banyak sampah berserakan di jalan-jalan protokol serta rumput liar menutupi trotoar.
“Jika ternyata nggak bisa kerja, ya nanti anggarannya saya coret saja,” tegas Bagas, Rabu (19/11/2025) siang.
Bagas mengemukakan, anggaran yang dikeluarkan untuk seorang petugas kebersihan mencapai Rp 3.100.000 X 500 orang petugas tiap bulan.
Di sisi lain Bagas juga mengkritik kinerja bidang pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Tegal yang tidak memiliki inisiatif menyisir jalan jalan utama dalam kota.
“Bisa dilihat sendiri, banyaknya rumput liar tumbuh diatas trotoar, rumput yang merambat ke tiang listrik atau telepon, mestinya kinerja kebersihan sama pertamanan itu beriringan dan rutin setiap hari menyisir jalan jalan utama. Jangan sampai ada sampah tergeletak selama berhari-hari. Dan tidak perlu lagi ada saling tuding antar instansi,” pungkasnya.(Riyanto)