KOTA TEGAL, dprd.tegalkota.go.id – Soal banjir di wilayah Kecamatan Margadana, Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Zaenal Nurohman berharap penyelesaiannya bukan sekedar parsial tapi integral.
Hal itu disampaikan Zaenal usai meninjau bersama di lokasi terdampak banjir di Dapil Margadana DPRD Kota Tegal.
“Dengan adanya peninjauan bersama Zaenal berharap penyelesaiannya bukan sekedar parsial tapi integral. Itu yang kita inginkan bersama,” harap Zaenal, Senin (12/1/2026).
Pihaknya akan membahas isyu strategis yang prioritas, sehingga Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjadi utama untuk penyelesaian terkait dengan anggaran.
Terpisah Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Heru Prasetya S.STP mengatakan, banjir yang melanda di Kelurahan Kaligangsa dan Krandon Kecamatan Margadana Kota Tegal, kata Heru Prasetya semua nanti tergantung management air genangan yang ada akan dibuang kemana.
“Saat ini posisinya baru sedat-sedot air. Dititik Krandon dan Kaligangsa ini mau tidak mau kita harus tarik sambungkan saluran saluran Gewor biar nyambung,” kata Heru, Minggu (11/1/2026).
Jadi, ada talud sepanjang 650 Meter yang belum nyambung. Nanti kalau di saluran Gewor sudah nyambung. “Kita punya mesin pompa dan pompanya ada di Gebang II yang nanti akan membuang ke Kaligangsa dengan kapasitas mesin 200 liter per detik,” ucapnya.
Lebih lanjut Heru menyampaikan, secara teknis 650 Meter nanti disambungkan. Setelah air kering nanti akan diperbaiki yang ada di wilayah dalam airnya mau dialihkan kemana.
“Ibarat manusia itu saluran alterinya dulu, saluran besar dulu dibenerin buang ke Kaligangsa, setelah itu saluran yang dalam di kaji dan hitung lagi permasalahannya kita tuntaskan,” ujar Heru.
