“Kira-kira, kebijakan apa saja yang bisa dilakukan dengan berbasis data dari hasil sensus itu,” terangnya.
Fikri berharap agar masyarakat dapat mendukung pelaksanaan sensus itu. Dengan memberikan jawaban yang sebenarnya saat didatangi petugas.
“Kalau ada yang jadi petugas, maka kami minta untuk dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Plt Kepala BPS Jawa Tengah Endang Tri Wahyuningsih mengungkapkan secara nasional kebutuhan sensus Ekonomi 2026 ada 180 ribu petugas. Sementara untuk di Jateng menunggu ploting dari pusat.
Endang mengatakan dari hasil Sensus Ekonomi 2016 lalu, pihaknya mencatat ada 4,1 juta usaha. Karenanya, nanti pada sensus 2026 mendatang akan didata kembali karena pergeseran usaha bisa terjadi.