Kota Tegal- Kesibukan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Brebes, Tegal, Slawi (Bregas) di sepanjang jalan di Kota Tegal menjadi perhatian serius masyarakat.
Banyak keluhan yang disampaikan masyarakat terkait proyek tersebut, diantaranya, hasil galian yang menumpuk di sepanjang bahu jalan, terjadi hambatan dalam berlalu lintas, serta banyak peralatan kerja serta matrial yang berserakan dan cenderung mengganggu lalulintas.
Berangkat dari hal tersebut, Komisi 3 DPRD Kota Tegal melakukan tinjauan langsung ke lokasi proyek dan berhasil menemui manajer proyek, CV Karya Jaya, Muhammad Mahfud, Senin (15/12/2025).
Dalam keterangannya, Muhammad Mahfud menyampaikan bahwa CV Karya Jaya mendapatkan proyek tersebut dari Bidang Bina Marga dan Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Jateng melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 11,592.473.500.
“Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 99 persen,” ujarnya.
Mahfud mengatakan, untuk masa kontrak pekerjaan 165 hari kalender terhitung mulai 3 Juli 2025 sampai 20 Desember 2025 dengan konsultan pengawas CV Polaris.
“Untuk mengejar waktu kerjaan kami akan lembur terus hingga sebelum 20 Desember 2025 diharapkan sudah selesai semua,” katanya.
Ketua Komisi 3 Sutari SH, MH didampingi anggota Beni Ageng Penggalih SH, dan Ali Mashuri menyampaikan, pekerjaan ini dimulai titik nol di Jalan Teuku Umar Tegal Selatan hingga titik akhir di Jalan Setiabudi, Tegal Timur Kota Tegal.
”Pada prinsipnya masyarakat Kota Tegal akan menerima manfaat dari proyek ini, karena adanya penambahan jaringan akan menambah pula sambungan rumah tangga baru sekira 2 ribu sambungan,” kata Sutari.
Ditambahkan, pekerjaan dari DAK yang dilaksanakan oleh Bidang Cipta Karya DPU sebanyak 997 SR tentu peluangnya sangat terbuka. Peluang terbuka membangun manfaat kepada masyarakat.
“Jadi untuk wilayah Tegal Timur dan sekitarnya yang sampai hari ini belum mendapat suplai air bersih maupun sambungan rumah tangga, kedepan akan lebih mudah lagi,” terang Sutari.
Hasil kunjungan lapangan Sutari menjelaskan, pekerjaan seperti galian, pembongkaran, pengerukan jalan, pembuatan lorong yang mengenai drainase yang ada terlihat sudah diselesaikan dengan baik.
“Tinggal beberapa titik yang tentunya masih punya waktu untuk menyelesaikan sampai 20 Desember 2025,” ujar Sutari.
Komisi III DPRD Kota Tegal berharap menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) pekerjaan tersebut sudah selesai hingga tidak mengganggu aktifitas warga.(Riyanto)