Boleh Menggelar Salat Ied di Kota Tegal

By: nno
Rabu, 20-05-2020 12:41 wib
6
Share:

Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal memperkenankan masyarakat Kota Tegal untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, 1 Syawal 1441 Hijriah di masjid dan tempat lapang. Namun, terdapat beberapa himbauan yang perlu diperhatikan dalam menerapkan Salat Ied tersebut. Hal itu mengemuka setelah Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi memimpin rakor bersama tokoh agama dan Forkopimda di Ruang Rapat Lantai 1 Setda Kota Tegal, Selasa (19/5) siang. Dari rakor itu, tertuang sederet kesepakatan yang akan diterapkan menjelang Idul Fitri. Dengan berpedoman Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19 serta beberapa rapat pada pertemuan sebelumnya. “Kita sepakat untuk melarang kegiatan takbiran keliling di wilayah Kota Tegal. Menghimbau bagi yang sakit untuk melaksanakan Salat Ied di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (Munfarid-red),” kata Jumadi. Masjid, musala, lembaga pemerintah maupun swasta dan organisasi kemasyarakatan diperkenankan menyelenggarakan Salat Ied dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari melakukan penyemprotan desinfektan sebelum pelaksanaan salat, menyediakan tempat cuci tangan dan sabun atau hand sanitizer yang cukup. Kemudian melaksanakan pengukuran suhu tubuh dengan Thermogun, menerapkan physical distancing atau pengaturan jarak aman antar jamaah, jemaah wajib memakai masker, tidak mengedarkan kotak amal dan menempatkan kotak amal di lokasi tersendiri. “Jemaah juga diminta tidak bersalaman dan tidak menyelenggarkan Halal Bi Halal. Termasuk silaturahmi yang mengumpulkan jemaah atau massa dalam jumlah besar, open house dan sejenisnya. Baik di lembaga pemerintah atau swasta, masjid, musala maupun tempat lain,” tegas Jumadi.(wn)


Aspirasi Warga