Tetangga Positif Covid-19 Yang Meninggal di Tegal Tolak Isolasi

By: nno
Kamis, 02-04-2020 20:09 wib
8
Share:

Tegal - Warga RT 03 RW 06 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah menolak wilayahnya di isolasi. Ketua RW 06 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Adi Pramana (53) menyampaikan, warga khususnya yang ada di wilayah Paweden menolak wilayahnya diisolasi oleh Pemerintah Kota Tegal. Protes dan penolakan warga dilakukan saat ada pemasangan spanduk yang bertuliskan RW 06 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal (Paweden) siap karantina wilayah, siap zona merah Covid-19. Puluhan warga mendatangi Kantor Kelurahan Mintaragen menolak pemasangan spanduk, Kamis (2/4/2020) sore. Penolakan warga kata Ketua RW 06 Kelurahan Mintaragen, Adi Pramana karena selama ini tidak ada bukti tertulis bahwa mendiang warganya yang meninggal itu positif Covid-19. "Hasil dari 14 hari dari anak-anaknya yang dinyatakan positif Cobid-19 ternyata negatif. Jadi ini positifnya yang diragukan sekali. Apabila memang dinyatakan positif Covid-19 dan mau diisolasi wilayah ya harus ada kompensasinya," kata Adi. Salah satu putra dari almarhum yang dinyatakan positif senada dengan yang disampaikan Ketua RW 06 Adi Pramana. "Kalau orang tua saya positif Covid-19 kenapa keluarga harus bayar biaya hingga Rp 9 juta di Rumah Sakit," kata salah satu putranya yang tidak mau disebutkan namanya. Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tegal, Yuli Prasetiya menegaskan, hasil tertulis bahwa pasien (77) warga Kelurahan Mintaragen yang telah meninggal hasilnya positif Covid-19. "Tadi putranya sudah melihat hasilnya. Memang ketentuannya hasil lab tersebut tidak bisa dipublikasikan," kata Yuli singkat. Camat Tegal Timur, Zaenal Ali Mukti usai melakukan pertemuan dengan warga Paweden menyampaikan, pemasangan spanduk akan dibuat oleh warga Paweden sendiri. Terkait dengan biaya yang sudah dengan dikeluarkan oleh keluarga nanti akan dikonfirmasikan dengan pihak rumah sakit. Memang pada saat pasien meninggal pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Harapan Anda belum tahu positif Covid-19 apa belum. "Sehingga setelah ada keterangan positif otomatis nanti akan ditelusuri, syukur biaya yang sudah dikeluarkan bisa dikembalikan kepada keluarganya," pungkas Zaenal. Suasana di Kantor Kelurahan Mintaragen sempat memanas, adu argumen saling tak terelakan antara warga Paweden dengan pihak pemasang spanduk.-(sut)


Aspirasi Warga