120 santri dari Lirboyo Kediri Jalani Pemeriksaan

By: nno
Selasa, 31-03-2020 01:35 wib
21
Share:

Tegal - Sebanyak 120 Santriwan santriwati asal Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Pemerintah Kota Tegal, Selasa (31/3/2020) petang. Dengan menggunakan dua bis para santriwan dan santriwati tiba di terminal bus Kota Tegal sekitar pukul 17.45 disambut oleh Ketua dan Sekretaris PBNU Kota Tegal, dr Abdal Hakim dan dr Muslih Dahlan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Primawati dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal, Hervyanto. Para santri satu persatu diwajibkan turun dari bis untuk menjaga jarak masing-masing. Selanjutnya harus masuk melalui empat Box Sprayer Diinfektan yang terpasang dipintu masuk terminal bis. Selanjutnya para santri menjalani pemeriksaan suhu tubuh, diwajibkan untuk cuci tangan dan mendataan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal, Hervyanto dilokasi terminal bus Kota Tegal mengatakan, pihaknya belum yakin bahwa para santri sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dari daerah asal menuju Kota Tegal. Karena itu ketika minta ijin diarahkan ke simpul terminal bis agar mendapatkan serangkaian pemeriksaan kesehatan. "Sama halnya dengan dari Ponpes Tebu Ireng, rombongan berencana akan menurunkan di SPBU Muri Kabupaten Tegal dan itu saya tolak untuk tidak menurunkan diluar terminal bis," tegas Hervy. Salah satu pengemudi bis, Riyanto (48) mengatakan, rombongan berangkat dari Kediri sekitar pukul 11.00, berhenti istirahat di res area Manyaran dan santri pada turun banyak yang toilet. Hampir dua jam 120 santri menjalani pemeriksaan dan hasil dinyatakan sehat tidak bermasalah. Secara terpisah Sekretaris PBNU Kota Tegal, dr Muslih Dahlan menyampaikan hasil pemeriksaan fisik yang telah dilakukan para santri dinyatakan sehat namun dirinya belum bisa menyampaikan secara rinci dan detail. "Masyarakat untuk tidak panik yang berlebihan menghadapi Covid-19," harap Muslih. Sebelumnya Walikota Tegal, Dedy Yon Supriono meninjau kesiapan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Terminal Bis Kota Tegal.-(sut)


Aspirasi Warga