Agenda Dewan

    Tiga Warga Tegal Eks Simpatisan Khilafatul Muslimin Ikrar Setia NKRI

    Sekretariat DPRD Kota Tegal

    Tiga warga Kecamatan Margadana, Kota Tegal, mengikrarkan kesetiaan kepada NKRI, setelah sempat mengikuti pengajian organisasi Khilafatul Muslimin di Kabupaten Brebes. Mereka menyatakan keluar dari Khilafatul Muslimin dan mengucapkan ikrar setia NKRI di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat beberapa waktu lalu. Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat, Rabu (29/6) menerangkan, ketiga warga Kota Tegal itu telah mengundurkan diri dan menyatakan tidak terlibat dengan kelompok tersebut. Sebab, mereka menyadari bahwa kelompok yang diikutinya itu merupakan jaringan yang menyimpang dan tidak cocok dengan NKRI. "Mereka hanya ikut-ikutan pengajian di sana tanpa menyadari apa tujuan dari kelompok ini. Mereka hanya paham bahwa pengajian itu hanyalah pengajian biasa," ujar Kapolres sebelum mengikuti video conference (vicon) di Ruang Deviacita Mapolres setempat. Namun, lanjut Kapolres, setelah ketiganya mengetahui pemberitaan di media terkait adanya kelompok ini, akhirnya mereka secara sukarela mengundurkan diri tanpa ada paksaan dan tekanan dari manapun. Ketiga warga Kota Tegal itu, diketahui merupakan seorang guru mengaji dan pedagang. Salah satu di antaranya, juga diketahui merupakan bapak dan anak. "Kepada masyarakat, kami himbau agar lebih berhati-hati, teliti dan selektif saat akan mengikuti kegiatan keagamaan. Jangan sampai kemudian terjerumus dalam aliran-aliran yang sesat," harapnya. Selain itu, untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar dapat memantau jika menemui kegiatan yang memiliki unsur-unsur radikal maupun tidak mengakui NKRI. "Kami siap untuk membantu dan membimbing, jika ada pengajian yang mengandung unsur radikal atau anti NKRI," katanya (wn)