Agenda Dewan

    Fraksi PKS Pertanyakan Program Unggulan Guna Tekan Peningkatan Kemiskinan

    Sekretariat DPRD Kota Tegal

    Kota Tegal- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( F- PKS) DPRD Kota Tegal mempertanyakan program unggulan apa yang direncanakan Pemkot Tegal dalam rangka menekan tingkat kemiskinan penduduk di tahun 2022 mendatang

    Hal itu disampaikan F- PKS melalui juru bicaranya Bayu Arie Sasongko dalam siidang paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi terhadap Nota Keuangan RAPBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2022, Kamis (18/11/2021) siang.

    "Dampak pandemic Covid.19 menambah angka kemiskinan dan pengangguran oleh karena itu apa saja yang akan menjadi program unggulan dalam hal menangani peningkatan kemiskinan dan pengangguran pada tahun 2022," tegas Bayu.

    Lebih jauh F- PKS menyampaikan, percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran merupakan salah satu sasaran pembangunan Kota Tegal di tahun 2022.

    Dalam konteks yang sederhana hal itu dapat di atasi dengan memberi kesempatan seluas luasnya dalam berusaha dan memberikan sebanyak-banyak lowongan pekerjaan kepada para pencari kerja .

    Di sisi lain F- PKS juga menyampaikan, untuk memperbaiki penyerapan anggaran di setiap pemerintah daerah, peningkatan kualitas perencanaan di tiap daerah merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan pemerintah daerah.

    Fraksi PKS menambahkan, perlunya Pemkot Tegal melakukan reformasi anggaran agar fokus kepada prioritas masyarakat Kota Tegal dan orientasi hasil, serta value for money dari setiap rupiah yang dibelanjakan, efisiensi biaya birokrasi, efisiensi belanja barang, serta mitigasi terhadap pelbagai kemungkinan dan kebutuhan penting-mendesak masyarakat Kota Tegal (Berorientasi penuh pada Kesejahteraan Masyarakat).

    F- PKS juga meminta kepada Pemkot Tegal agar memiliki skala prioritas dalam menggunakan APBD dengan tetap memperhatikan keselarasan dengan pemerintah pusat.

    "Guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional, Pemkot Tegal juga perlu memprioritaskan belanja yang diarahkan pada perlindungan sosial untuk menyukseskan program pemulihan ekonomi nasional . Selain itu prioritas belanja daerah juga perlu diarahkan pada belanja modal sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas," papar Bayu.( Riyanto)