Keluarga Wakoyah Diputus Dari PKH Karena Tidak Memenuhi Komponen

By: nno
Selasa, 11-02-2020 23:59 wib
6
Share:

Tegal - Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan bersayarat yang dicairkan secara non tunai. Dan ada beberapa syarat komponennya yakni, ibu hamil dengan kehamilan maksimal kedua. Anak usia dini 1 sampai 6 tahun itupun dengan maksimal 2 anak. Serta anak sekolah SD, SMP, SMA atau sederajat. Keterangan tersebut disampaikan oleh koordinator PKH Dinas Sosial Kota Tegal, Andri Sutrisno, di Kantor Dinsos Jalan Sipelem, Selasa (11/2/2020). Andri menambahkan, selain itu juga dalam keluarga bantuan atau program PKH ada persyaratan lagi yaitu kesejahteraan sosial, yang pertama adalah lansia, tetapi dalam PKH lansia maksimal usia 70 tahun yang akan bisa masuk di program tersebut. "Selanjutnya adalah disabilitas berat. Disabilitas berat ini juga yang masuk dalam keluarga menjadi persyaratan. Itulah syarat atau komponen yang masuk di PKH," kata Andri Sutrisno. Terkait dengan pasangang Darjo dan Wasmirah kedua orang tua Wakonah yang pengidap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Jalan Cipto Mangunkusumo 32 RT 01 RW 1 Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, yang terbelenggu dengan kaki dirantai, Andri Sutrisno menjelaskan, informasi dari pendamping, memang di keluarga tersebut ada anak sekolah, tetapi dalam komponen PKH yang hanya bisa masuk adalah anak sekolah bukan cucu. Sedangkan anak sekolah yang ada di keluarga Darjo statusnya adalah cucu bukan sebagai anak. Hal tersebut yang tidak masuk dalam persyaratan dan secara otomatis keluar dari PHK. "Dia tidak lagi menjadi penerima PKH bukan karna mampu, tapi karena tidak lagi ada komponen," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tegal, Endah Pratiwi menambahkan. Diberitakan sebelumnya keluarga Wakoyah mengaku selama ini memang dapat bantuan obat dari Puskesmas. Kalau habis minum obat kondisi Wakoyah agak mending mau mandi ada apa. Tapi sangat disayangkan sudah satu tahun ini Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah dicabut oleh petugas Dinas Sosial Kota Tegal dengan alasan kami sudah mampu. "Saya sudah pernah mengusulkan melalui Musrenbang di Kelurahan agar Keluarga Darjo bisa mendapat bantuan PKH lagi, tapi tetap tidak bisa dengan alasan tidak masuk dalam kriteria," kata Ketua RT 01 RW 1 Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Munaroh.-(sut)


Aspirasi Warga